Assalaamu'Alaikum Wr. Wb.

Selamat datang Di MTs. Negeri Slawi Kabupaten Tegal, Menyiapkan generasi muda beriman, berilmu, beramal dan berakhlak.

Ustadz Pilihan

Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dan mumpuni, siap meluangkan waktu untuk membantu siswa-siswinya.

Praktek Mengurus Jenazah

Siswa-siswi dilatih untuk mengurus jenazah, dari memandikan, mengkafani, menyolati dan mengubur jenajah.

Latihan Manasik Haji

Pemahaman keagamaan dilakukan melalui teori dan kegiatan praktikum.

Kegiatan Ekstrakurikuler

Berbagai macam kegiatan ekstrakurikuler dan keagamaan, untuk menjaga ketahanan phisik dan mental siswa.

Drum Band MTsN Slawi

Drum Band MTs. Negeri Slawi selalu berkiprah dalam setiap perayaan HUT Kemerdekaan RI dan even-even lain.

Pramuka MTsN Slawi

Pramuka MTs. Negeri Slawi membekali para siswa keterampilan sosial dan jiwa patriotisme.

Prestasi Siswa

Memberi kesempatan siswa untuk berprestasi sesuai dengan bakat dan keterampilan yang dimiliki.

Bording School

Program baru, Bording School akan dibuka pada Tahun Pelajaran 2016/2017.

11/12/12

Kurikulum 2013

Pengembangan Kurikulum 2013 merupakan bagian dari strategi meningkatkan capaian pendidikan. Disamping kurikulum, terdapat sejumlah faktor diantaranya: lama siswa bersekolah; lama siswa tinggal di sekolah; pembelajaran siswa aktif berbasis kompetensi; buku pegangan atau buku babon; dan peranan guru sebagai ujung tombak pelaksana pendidikan. Orientasi Kurikulum 2013 adalah terjadinya peningkatan dan keseimbangan antara kompetensi sikap (attitude), keterampilan (skill) dan pengetahuan (knowledge). Hal ini sejalan dengan amanat UU No. 20 Tahun 2003 sebagaimana tersurat dalam penjelasan Pasal 35: kompetensi lulusan merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan sesuai dengan standar nasional yang telah disepakati. Hal ini sejalan pula dengan pengembangan kurikulum berbasis kompetensi yang telah dirintis pada tahun 2004 dengan mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara terpadu. Sejumlah hal yang menjadi alasan pengembangan Kurikulum 2013 adalah (a) Perubahan proses pembelajaran [dari siswa diberi tahu menjadi siswa mencari tahu] dan proses penilaian [dari berbasis output menjadi berbasis proses dan output] memerlukan penambahan jam pelajaran; (b) Kecenderungan akhir-akhir ini banyak negara menambah jam pelajaran [KIPP dan MELT di AS, Korea Selatan]; (c) Perbandingan dengan negara-negara lain menunjukkan jam pelajaran di Indonesia relatif lebih singkat, dan (d) Walaupun pembelajaran di Finlandia relatif singkat, tetapi didukung dengan pembelajaran tutorial Sementara itu, Kurikulum 2006 memuat sejumlah permasalahan diantaranya: (1) Kurikulum belum sepenuhnya berbasis kompetensi sesuai dengan tuntutan fungsi dan tujuan pendidikan nasional; (2) Kompetensi belum menggambarkan secara holistik domain sikap, keterampilan, dan pengetahuan; (3) Beberapa kompetensi yang dibutuhkan sesuai dengan perkembangan kebutuhan (misalnya pendidikan karakter, metodologi pembelajaran aktif, keseimbangan soft skills dan hard skills, kewirausahaan) belum terakomodasi di dalam kurikulum; (4) Kurikulum belum peka dan tanggap terhadap perubahan sosial yang terjadi pada tingkat lokal, nasional, maupun global; (5) Standar proses pembelajaran belum menggambarkan urutan pembelajaran yang rinci sehingga membuka peluang penafsiran yang beraneka ragam dan berujung pada pembelajaran yang berpusat pada guru; (6) Standar penilaian belum mengarahkan pada penilaian berbasis kompetensi (proses dan hasil) dan belum secara tegas menuntut adanya remediasi secara berkala; dan (7) Dengan KTSP memerlukan dokumen kurikulum yang lebih rinci agar tidak menimbulkan multi tafsir. Tiga faktor lainnya juga menjadi alasan Pengembangan Kurikulum 2013 adalah, pertama, tantangan masa depan diantaranya meliputi arus globalisasi, masalah lingkungan hidup, kemajuan teknologi informasi, konvergensi ilmu dan teknologi, dan ekonomi berbasis pengetahuan. Kedua, kompetensi masa depan yang antaranya meliputi kemampuan berkomunikasi, kemampuan berpikir jernih dan kritis, kemampuan mempertimbangkan segi moral suatu permasalahan, kemampuan menjadi warga negara yang efektif, dan kemampuan mencoba untuk mengerti dan toleran terhadap pandangan yang berbeda. Ketiga, fenomena sosial yang mengemuka seperti perkelahian pelajar, narkoba, korupsi, plagiarisme, kecurangan dalam berbagai jenis ujian, dan gejolak sosial (social unrest). Yang keempat adalah persepsi publik yang menilai pendidikan selama ini terlalu menitikberatkan pada aspek kognitif, beban siswa yang terlalu berat, dan kurang bermuatan karakter. Selanjutnya, seperti yang akan Anda temukan nanti, berbagai aspek dalam Pengembangan Kurikulum 2013 dapat Anda beri tanggapan melalui laman http://kurikulum2013.kemdikbud.go.id ini. Anda dapat menggunakan kesempatan baik ini untuk memberi masukan, kritik, dan saran hingga tanggal 24 Desember 2012. Untuk memaksimalkan uji publik serta agar setiap tanggapan dapat kami rekam dengan baik guna pengolahan lebih lanjut, pelaksanaan uji publik ini dilaksanakan dengan mekanisme sebagai berikut: Anda diminta mengunduh rancangan Kurikulum 2013 yang tersedia dalam bentuk PDF pada laman http://kurikulum2013.kemdikbud.go.id ini (klik disini untuk mengunduh). Dalam setiap halaman rancangan Kurikulum 2013 tersebut, terdapat ruang untuk Anda memberi tanggapan. Bilamana Anda hendak memasukkan tanggapan melalui laman http://kurikulum2013.kemdikbud.go.id, kami minta Anda terlebih dahulu mengisi identitas diri dalam lembar isian yang tersedia. Jika ada hal-hal yang ingin disampaikan lebih lanjut bisa melalui email: ujipublik.kurikulum@kemdikbud.go.id Atas partisipasi Anda dalam Pengembangan Kurikulum 2013 kami sampaikan terima kasih. Untuk melanjutkan klik disini. Salam, Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

21/08/12

Menjadi Hamba Yang Mensyukuri Nikmat


          Ahlan wa sahlan wa marhaban bi khuduurikum fii madrosatinaa  ….
          Welcome to MTsN Slawi  …. Selamat datang di MTs. Negeri Slawi bagi peserta didik yang telah dinyatakan lulus dan diterima sebagai siswa madrasah. Kami segenap warga madrasah juga mengucapkan selamat kepada siswa-siswi yang telah dinyatakan naik kelas dan lulus ujian nasional tahun pelajaran 2011/2012. Congratulations to students who have risen to take classes and pass the national examination in school year 2011/2012
          Kalian semua wajib mensyukuri nikmat atas semua berkah dan rizki yang telah diterimanya. Karena Alloh SWT kamu dapat diterima di MTsN Slawi, karena Alloh juga kamu telah naik kelas dan lulus dalam ujian nasional. Semua itu wajib dilakukan kita semua sebagai hamba Alloh SWT. Sebagaimana disebutkan dalam Al Qur’an surat Ibrahim ayat 7 yang artinya : “ Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan. “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (ni’mat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (ni’mat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.
          Peringatan dari Allah SWT untuk mensyukuri nikmat Allah yang telah diberikan kepada manusia, bahwa jika manusia mensyukuri nikmat-Nya maka akan ditambahkan nikmat kepadanya dengan berbagai kenikmatan yang berlipat ganda. Dan jika manusia mengingkari nikmat Allah yang telah diberikan kepadanya, maka Allah akan mengadzabnya dengan adzab yang sangat pedih dengan cara mencabut kenikmatan dunia dan di akhirat pun akan mendapatkan adzab yang pedih. Oleh karena itu perbanyaklah bersyukur kepada Alloh SWT.
Bersyukur dapat diwujudkan dengan hati, lisan, dan perbuatan. Syukur dengan hati, dilakukan untuk mengetahui bahwa berbagai kenikmatan tersebut berasal dari Alloh SWT. Syukur dengan lisan dilakukan dengan banyak memuji dan menyanjung Alloh SWT yang telah memberi berbagai kenikmatan. Sedangkan bersyukur dengan pebuatan dilakukan dengan cara menggunakan kenikmatan tersebut dengan sebaik-baiknya serta bersikap loyal dan rendah hati terhadap Allah SWT.
          Akhir-akhir ini, bangsa kita didera bencana yang beruntun, mulai dari bencana alam hingga kecelakaan yang merenggut begitu banyak korban jiwa. Sepanjang tahun, bencana dan kecelakaan datang silih-berganti. Boleh jadi, semua itu merupakan ujian dari Alloh SWT untuk menguji keimanan kita. Atau bisa jadi, bencana itu merupakan peringatan atau bahkan siksaan (azab) dari Alloh karena kita tidak bersyukur atas nikmat yang telah diberikan-Nya.  Semoga kita senantiasa selalu menjadi insan yang pandai bersyukur.

07/07/12

AYO KE MADRASAH


AYO KE MADRASAH …

           Alhamdulillahirobbil ‘Aalamien …. hari pertama pendaftaran MTs. Negeri Slawi membludak. Data yang diperoleh panitia, jumlah calon peserta yang mendaftar ke kelas regular mencapai 346 peserta, sedangkan untuk kelas Full Days School (FDS) yang merupakan kelas unggulan MTsN Slawi tercatat sebanyak 105 peserta. Ini pertanda bahwa madrasah tsanawiyah kini mulai dilirik, tidak lagi dipandang sebelah mata.
          Agaknya manjur juga Gerakan 'Ayo ke Madrasah' yang dicanangkan Kementerian Agama dalam berbagai kesempatan. Sementara itu, meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan Islam mendorong para orang tua memasukkan putra-putrinya ke madrasah.

Mengapa Memilih MTsN Slawi?
          Berdasarkan hasil wawancara singkat dengan orang tua/wali yang mendaftarkan putra/putrinya ke MTsN Slawi, ada beberapa hal yang menjadikan MTsN Slawi sebagai pilihan. Pertama, orang tua siswa rata-rata menjawab ingin membekali ilmu agama kepada anaknya, biar bisa ngaji katanya. Kedua, lah … wong kakaknya juga lulusan sini (MTsN Slawi) ya adiknya minta masuk ke MTs … jadi turun-temurun. Ketiga, ada juga yang karena teman-temannya masuk ke MTsN Slawi sehingga anaknya minta di daftarkan. Selanjutnya, letaknya yang strategis dan mudah dijangkau kendaraan juga merupakan alasan beberapa orang tua yang kebetulan ditanya. Belum lagi, karena bapaknya atau ibunya yang dines di kota Slawi, sekalian biar berangkatnya bareng katanya.
          Ternyata, hasil wawancara singkat dan acak ini, tidak ada yang menyinggung tentang mutu MTsN Slawi secara umum. Apakah mereka tidak mengetahui? Atau pertanyaannya yang kurang mengena, sehingga tidak satu pun yang mengungkap tentang kualitas MTsN Slawi. Oleh karena itu, pada kesempatan ini kami ingin berbagi informasi tentang keberadaan MTsN Slawi.

1.      Visi dan Misi Madrasah
Visi:
Terbentuknya Generasi Muda Islam Yang Beriman, Berilmu, Dan Berakhlaq Mulia”

Misi:
a.    Menanamkan dasar-dasar keilmuan melalui berbagai disiplin ilmu yang dijabarkan dalam mata pelajaran umum dan agama Islam serta mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
b.    Membangun dan mengembangkan kecakapan hidup (life skill) yang bersandar pada akhlaqul karimah, yang meliputi:
§  Kecakapan mengenal diri (personal skill) melalui penghayatan diri sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
§  Kecakapan berpikir rasional (thinking skill) untuk menggali dan menemukan informasi, mengolah informasi dan mengambil keputusan, sehingga dapat memecahkan masalah secara kreatif dan bijaksana.
§  Kecakapan sosial (social skill) melalui penghayatan diri sebagai anggota masyarakat dan warga negara dengan cara membangun demokrasi dalam kelas di lingkungan madrasah.
§  Kecakapan akademik (academic skill) dengan cara membangun kemampuan berpikir ilmiah melalui kegiatan, wawancara, observasi dan pelaksanaan penelitian sederhana.
§  Kecakapan vokasional/kejuruan (vocational skill) melalui kegiatan pengenalan dan pengembangan teknologi dan keterampilan dasar untuk memberi bekal hidup di masa yang akan datang.

2.      Kurikulum
        Kurikulum yang digunakan adalah Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang dikembangkan berdasarkan Standar Isi.

3.      Ketenagaan
a.       Jumlah Guru : 84 orang (S2 = 8 orang, S.1 = 72 orang, D3 = 4 orang)
b.      Jumlah Pegawai: 21 orang (16 orang tenaga administrasi dan 5 orang tenaga kebersihan)

        Untuk meningkatkan mutu ketenagaan, dilakukan berbagai kegiatan workshop dan seminar baik yang dilakukan sendiri, maupun dengan cara mengirim guru/karyawan dalam pelatihan yang dilaksanakan oleh Kanwil Kemenag Provinsi jawa Tengah.

4.      Sarana dan Pra Sarana yang dimiliki
        Untuk menunjang peningkatan mutu pendidikan, berbagai upaya dilakukan dengan melengkapi sarana dan pra sarana kegiatan pembelajaran, yang meliputi:
a.       Ruang kelas berjumlah lebih dari 50 ruang
b.      Perpustakaan, lebih dari 60 ribu buku, berbagai mata pelajaran
c.       Laboratorium bahasa (36 Unit)
d.      Laboratorium Komputer (40 Unit) 3 Lapotop kelas
e.       Laboratorium IPA
f.       Ruang Keterampilan Menjahit
g.      Ruang Kesenian, Seperangkat Alat Musik Band, dan Terbang Jawa
h.      LCD = 8 buah, TV dan DVD = 9 buah, CD Pembelajaran berbagai mata pelajaran, Camera Digital dan Handycam
i.        Seperangkat Alat Manasik haji

5.      Program Kesiswaan
        Aspek yang dikembangkan pada program kesiswaan meliputi: Aspek Moral dan Agama, Etika, Kognitif, Afektif, Motorik, Bahasa, Sosial, Emosional, Seni dan Budaya yang dilakukan melalui kegiatan-kegiatan sebagai berikut:
a.       Kegiatan Ekstrakurikuler: PMR, Pramuka, Drum band, KIR, Olah raga dan Atletik
b.      Sholat Dzuhur berjamaah
c.       Sholat Dhuha, ketika istirahat
d.      Kantin Kejujuran
e.       Program Adiwiyata (Kebersihan Lingkungan Sekitar) melalui Jum’at Bersih
f.       Gerakan Infaq dan sodakoh tiap Jum’at
g.      Les Komputer dan bahasa
h.      Kajian Kitab, setiap Jum’at
i.        Mengkuti berbagai lomba olah raga/atletik, lomba mapel dan ketangkasan lain
j.        Mengkuti Popda Kabupaten dan Porseni Provinsi jawa Tengah

          Memang tepat pilihan orang tua yang memasukkan putra-putrinya ke MTsN Slawi. Di Madrasah ini, pendidikan agama Islam porsinya lebih banyak dibandingkan sekolah formal lainnya. Karena Madrasah lebih menekankan pada pendidikan akhlak, namun tetap memberikan pelajaran formal lain seperti di sekolah umum. Penekanan pada pendidikan agama ini dimaksudkan agar para siswa memiliki budi pekerti luhur sehingga tidak mudah terjerumus dalam budaya modern kebarat-baratan yang bertentangan dengan kaidah keislaman. Dengan pemberian porsi lebih pada pendidikan spiritual atau agama, diharapkan para lulusan madrasah dapat membentengi dirinya memilah budaya modern.
          Kemudian, sebagai strategi dalam peningkatan mutu pendidikan madrasah, MTsN Slawi, melaksanakan apa yang dincanangkan Kementerian Agama, yakni: "Panca Prestasi Madrasah", yaitu: (i) Prestasi Akhlaq Mulia, (ii) Prestasi Ilmu Keagamaan, (iii) Prestasi Sains dan Teknologi, (iv) Prestasi Bahasa dan Budaya, dan (v) Prestasi Olah raga dan Seni.






26/04/12

Penciptaan Alam Semesta ~ FULL DAY SCHOOL

Penciptaan Alam Semesta ~ FULL DAY SCHOOL
Dapatkan artikel menarik di FDS MTs. Negeri Slawi
Kab. Tegal di :  http://www.fdsmtsnslawi.co.cc/

07/04/12

Baru: Kenaikan Pangkat/Jabatan Guru

Untuk menjadi bahan perhatian para guru dan kepala sekolah/madrasah, bahwa saat ini sudah ada aturan baru acuan untuk kenaikan pangkat dan jabatan guru (termasuk kepala sekolah), yaitu Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan reformasi Birokrasi (PermenPANRB) No. 16 Tahun 2009 Tanggal 10 Nopember 2009. Aturan ini akan mulai diimplementasikan mulai Tahun 2011. Yang berbeda dari aturan sebelumnya adalah :


1. Kenaikan pangkat dari III/a ke III/b wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 3 angka kredit.
2. Kenaikan pangkat dari III/b ke III/c wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 3 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 4 angka kredit.
3. Kenaikan pangkat dari III/c ke III/d wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 3 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 6 angka kredit.
4. Kenaikan pangkat dari III/d ke IV/a wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 4 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 8 angka kredit.
5. Kenaikan pangkat dari IV/a ke IV/b wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 4 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 12 angka kredit.
6. Kenaikan pangkat dari IV/b ke IV/c wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 4 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 12 angka kredit (dan harus presentasi di depan tim penilai).
7. Kenaikan pangkat dari IV/c ke IV/d wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 5 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah dengan 14 angka kredit.
8. Kenaikan pangkat dari IV/d ke IV/e wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 5 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 20 angka kredit.
Juga nanti angka kredit dari unsur Pembelajaran/Pembimbingan akan dinilai dengan Instrumen Penilaian Kinerja. Untuk jelasnya nanti tunggu aja sosialisasi dari Ditjen PMPTK atau Biro Kepegawaian.