Assalaamu'Alaikum Wr. Wb.

Selamat datang Di MTs. Negeri Slawi Kabupaten Tegal, Menyiapkan generasi muda beriman, berilmu, beramal dan berakhlak.

Ustadz Pilihan

Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dan mumpuni, siap meluangkan waktu untuk membantu siswa-siswinya.

Praktek Mengurus Jenazah

Siswa-siswi dilatih untuk mengurus jenazah, dari memandikan, mengkafani, menyolati dan mengubur jenajah.

Latihan Manasik Haji

Pemahaman keagamaan dilakukan melalui teori dan kegiatan praktikum.

Kegiatan Ekstrakurikuler

Berbagai macam kegiatan ekstrakurikuler dan keagamaan, untuk menjaga ketahanan phisik dan mental siswa.

Drum Band MTsN Slawi

Drum Band MTs. Negeri Slawi selalu berkiprah dalam setiap perayaan HUT Kemerdekaan RI dan even-even lain.

Pramuka MTsN Slawi

Pramuka MTs. Negeri Slawi membekali para siswa keterampilan sosial dan jiwa patriotisme.

Prestasi Siswa

Memberi kesempatan siswa untuk berprestasi sesuai dengan bakat dan keterampilan yang dimiliki.

Bording School

Program baru, Bording School akan dibuka pada Tahun Pelajaran 2016/2017.

07/07/12

AYO KE MADRASAH


AYO KE MADRASAH …

           Alhamdulillahirobbil ‘Aalamien …. hari pertama pendaftaran MTs. Negeri Slawi membludak. Data yang diperoleh panitia, jumlah calon peserta yang mendaftar ke kelas regular mencapai 346 peserta, sedangkan untuk kelas Full Days School (FDS) yang merupakan kelas unggulan MTsN Slawi tercatat sebanyak 105 peserta. Ini pertanda bahwa madrasah tsanawiyah kini mulai dilirik, tidak lagi dipandang sebelah mata.
          Agaknya manjur juga Gerakan 'Ayo ke Madrasah' yang dicanangkan Kementerian Agama dalam berbagai kesempatan. Sementara itu, meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan Islam mendorong para orang tua memasukkan putra-putrinya ke madrasah.

Mengapa Memilih MTsN Slawi?
          Berdasarkan hasil wawancara singkat dengan orang tua/wali yang mendaftarkan putra/putrinya ke MTsN Slawi, ada beberapa hal yang menjadikan MTsN Slawi sebagai pilihan. Pertama, orang tua siswa rata-rata menjawab ingin membekali ilmu agama kepada anaknya, biar bisa ngaji katanya. Kedua, lah … wong kakaknya juga lulusan sini (MTsN Slawi) ya adiknya minta masuk ke MTs … jadi turun-temurun. Ketiga, ada juga yang karena teman-temannya masuk ke MTsN Slawi sehingga anaknya minta di daftarkan. Selanjutnya, letaknya yang strategis dan mudah dijangkau kendaraan juga merupakan alasan beberapa orang tua yang kebetulan ditanya. Belum lagi, karena bapaknya atau ibunya yang dines di kota Slawi, sekalian biar berangkatnya bareng katanya.
          Ternyata, hasil wawancara singkat dan acak ini, tidak ada yang menyinggung tentang mutu MTsN Slawi secara umum. Apakah mereka tidak mengetahui? Atau pertanyaannya yang kurang mengena, sehingga tidak satu pun yang mengungkap tentang kualitas MTsN Slawi. Oleh karena itu, pada kesempatan ini kami ingin berbagi informasi tentang keberadaan MTsN Slawi.

1.      Visi dan Misi Madrasah
Visi:
Terbentuknya Generasi Muda Islam Yang Beriman, Berilmu, Dan Berakhlaq Mulia”

Misi:
a.    Menanamkan dasar-dasar keilmuan melalui berbagai disiplin ilmu yang dijabarkan dalam mata pelajaran umum dan agama Islam serta mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
b.    Membangun dan mengembangkan kecakapan hidup (life skill) yang bersandar pada akhlaqul karimah, yang meliputi:
§  Kecakapan mengenal diri (personal skill) melalui penghayatan diri sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
§  Kecakapan berpikir rasional (thinking skill) untuk menggali dan menemukan informasi, mengolah informasi dan mengambil keputusan, sehingga dapat memecahkan masalah secara kreatif dan bijaksana.
§  Kecakapan sosial (social skill) melalui penghayatan diri sebagai anggota masyarakat dan warga negara dengan cara membangun demokrasi dalam kelas di lingkungan madrasah.
§  Kecakapan akademik (academic skill) dengan cara membangun kemampuan berpikir ilmiah melalui kegiatan, wawancara, observasi dan pelaksanaan penelitian sederhana.
§  Kecakapan vokasional/kejuruan (vocational skill) melalui kegiatan pengenalan dan pengembangan teknologi dan keterampilan dasar untuk memberi bekal hidup di masa yang akan datang.

2.      Kurikulum
        Kurikulum yang digunakan adalah Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang dikembangkan berdasarkan Standar Isi.

3.      Ketenagaan
a.       Jumlah Guru : 84 orang (S2 = 8 orang, S.1 = 72 orang, D3 = 4 orang)
b.      Jumlah Pegawai: 21 orang (16 orang tenaga administrasi dan 5 orang tenaga kebersihan)

        Untuk meningkatkan mutu ketenagaan, dilakukan berbagai kegiatan workshop dan seminar baik yang dilakukan sendiri, maupun dengan cara mengirim guru/karyawan dalam pelatihan yang dilaksanakan oleh Kanwil Kemenag Provinsi jawa Tengah.

4.      Sarana dan Pra Sarana yang dimiliki
        Untuk menunjang peningkatan mutu pendidikan, berbagai upaya dilakukan dengan melengkapi sarana dan pra sarana kegiatan pembelajaran, yang meliputi:
a.       Ruang kelas berjumlah lebih dari 50 ruang
b.      Perpustakaan, lebih dari 60 ribu buku, berbagai mata pelajaran
c.       Laboratorium bahasa (36 Unit)
d.      Laboratorium Komputer (40 Unit) 3 Lapotop kelas
e.       Laboratorium IPA
f.       Ruang Keterampilan Menjahit
g.      Ruang Kesenian, Seperangkat Alat Musik Band, dan Terbang Jawa
h.      LCD = 8 buah, TV dan DVD = 9 buah, CD Pembelajaran berbagai mata pelajaran, Camera Digital dan Handycam
i.        Seperangkat Alat Manasik haji

5.      Program Kesiswaan
        Aspek yang dikembangkan pada program kesiswaan meliputi: Aspek Moral dan Agama, Etika, Kognitif, Afektif, Motorik, Bahasa, Sosial, Emosional, Seni dan Budaya yang dilakukan melalui kegiatan-kegiatan sebagai berikut:
a.       Kegiatan Ekstrakurikuler: PMR, Pramuka, Drum band, KIR, Olah raga dan Atletik
b.      Sholat Dzuhur berjamaah
c.       Sholat Dhuha, ketika istirahat
d.      Kantin Kejujuran
e.       Program Adiwiyata (Kebersihan Lingkungan Sekitar) melalui Jum’at Bersih
f.       Gerakan Infaq dan sodakoh tiap Jum’at
g.      Les Komputer dan bahasa
h.      Kajian Kitab, setiap Jum’at
i.        Mengkuti berbagai lomba olah raga/atletik, lomba mapel dan ketangkasan lain
j.        Mengkuti Popda Kabupaten dan Porseni Provinsi jawa Tengah

          Memang tepat pilihan orang tua yang memasukkan putra-putrinya ke MTsN Slawi. Di Madrasah ini, pendidikan agama Islam porsinya lebih banyak dibandingkan sekolah formal lainnya. Karena Madrasah lebih menekankan pada pendidikan akhlak, namun tetap memberikan pelajaran formal lain seperti di sekolah umum. Penekanan pada pendidikan agama ini dimaksudkan agar para siswa memiliki budi pekerti luhur sehingga tidak mudah terjerumus dalam budaya modern kebarat-baratan yang bertentangan dengan kaidah keislaman. Dengan pemberian porsi lebih pada pendidikan spiritual atau agama, diharapkan para lulusan madrasah dapat membentengi dirinya memilah budaya modern.
          Kemudian, sebagai strategi dalam peningkatan mutu pendidikan madrasah, MTsN Slawi, melaksanakan apa yang dincanangkan Kementerian Agama, yakni: "Panca Prestasi Madrasah", yaitu: (i) Prestasi Akhlaq Mulia, (ii) Prestasi Ilmu Keagamaan, (iii) Prestasi Sains dan Teknologi, (iv) Prestasi Bahasa dan Budaya, dan (v) Prestasi Olah raga dan Seni.






26/04/12

Penciptaan Alam Semesta ~ FULL DAY SCHOOL

Penciptaan Alam Semesta ~ FULL DAY SCHOOL
Dapatkan artikel menarik di FDS MTs. Negeri Slawi
Kab. Tegal di :  http://www.fdsmtsnslawi.co.cc/

07/04/12

Baru: Kenaikan Pangkat/Jabatan Guru

Untuk menjadi bahan perhatian para guru dan kepala sekolah/madrasah, bahwa saat ini sudah ada aturan baru acuan untuk kenaikan pangkat dan jabatan guru (termasuk kepala sekolah), yaitu Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan reformasi Birokrasi (PermenPANRB) No. 16 Tahun 2009 Tanggal 10 Nopember 2009. Aturan ini akan mulai diimplementasikan mulai Tahun 2011. Yang berbeda dari aturan sebelumnya adalah :


1. Kenaikan pangkat dari III/a ke III/b wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 3 angka kredit.
2. Kenaikan pangkat dari III/b ke III/c wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 3 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 4 angka kredit.
3. Kenaikan pangkat dari III/c ke III/d wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 3 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 6 angka kredit.
4. Kenaikan pangkat dari III/d ke IV/a wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 4 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 8 angka kredit.
5. Kenaikan pangkat dari IV/a ke IV/b wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 4 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 12 angka kredit.
6. Kenaikan pangkat dari IV/b ke IV/c wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 4 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 12 angka kredit (dan harus presentasi di depan tim penilai).
7. Kenaikan pangkat dari IV/c ke IV/d wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 5 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah dengan 14 angka kredit.
8. Kenaikan pangkat dari IV/d ke IV/e wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 5 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 20 angka kredit.
Juga nanti angka kredit dari unsur Pembelajaran/Pembimbingan akan dinilai dengan Instrumen Penilaian Kinerja. Untuk jelasnya nanti tunggu aja sosialisasi dari Ditjen PMPTK atau Biro Kepegawaian.

27/02/12

Bukti Phisik Bagi Guru


Pengelolaan kelas mengikuti kaidah:
a. guru mengatur tempat duduk sesuai dengan karakteristik siswa dan mata pelajaran, serta aktivitas pembelajaran yang akan dilakukan;
b. volume dan intonasi suara guru dalam proses pembelajaran harus dapat didengar dengan baik oleh siswa;
c. tutur kata guru santun dan dapat dimengerti oleh siswa;
d. guru menyesuaikan materi pelajaran dengan kecepatan dan kemampuan belajar siswa;
e. guru menciptakan ketertiban, kedisiplinan, kenyamanan, keselamatan, dan kepatuhan pada peraturan dalam menyelenggarakan proses pembelajaran;
f. guru memberikan penguatan dan umpan balik terhadap respons dan hasil belajar siswa selama proses pembelajaran berlangsung;
g. guru menghargai siswa tanpa memandang latar belakang agama, suku, jenis kelamin, dan status sosial ekonomi;
h. guru menghargai pendapat siswa;
i. guru memakai pakaian yang sopan, bersih, dan rapi;
j. pada tiap awal semester, guru menyampaikan silabus mata pelajaran yang diajarkannya; dan
k. guru memulai dan mengakhiri proses pembelajaran sesuai dengan waktu yang dijadwalkan.

Jawaban dibuktikan dengan melakukan pengamatan proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru. (Hasil supervisi guru dalam KBM)

Pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran, yaitu:
1) Kegiatan pendahuluan. Dalam kegiatan pendahuluan, guru:
a. menyiapkan siswa secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
b. mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari;
c. menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai;
d. menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai dengan silabus.
2) Kegiatan inti (eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi).
A. EKSPLORASI, Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
1. melibatkan siswa mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;

2. menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran dan sumber belajar lain;
3. memfasilitasi terjadinya interaksi antarsiswa serta antara siswa dengan guru, lingkungan dan sumber belajar lainnya;
4. melibatkan siswa secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan
5. memfasilitasi siswa melakukan percobaan di laboratorium, studio atau lapangan.
B. ELABORASI, Dalam kegiatan elaborasi, guru:
1. membiasakan siswa membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;
2. memfasilitasi siswa melalui pemberian tugas, diskusi dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;
3. memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah dan bertindak tanpa rasa takut;
4. memfasilitasi siswa dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif;
5. memfasilitasi siswa berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;
6. memfasilitasi siswa membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis secara individual maupun kelompok;
7. memfasilitasi siswa untuk menyajikan hasil kerja secara individual maupun kelompok.
8. memfasilitasi siswa melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;
9. memfasilitasi siswa melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri siswa.

C. KONFIRMASI, Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
1. memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan siswa;
2. memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi siswa melalui berbagai sumber;
3. memfasilitasi siswa melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan;
4. memfasilitasi siswa untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:
a) berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan siswa yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;
b) membantu menyelesaikan masalah;
c) memberi acuan agar siswa dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;
d) memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh; dan
e) memberikan motivasi kepada siswa yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

3) Kegiatan Penutup
Dalam kegiatan penutup, guru:
a. bersama-sama dengan siswa dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;
b. melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;
c. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
d. merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar siswa;
e. menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

Jawaban dibuktikan dengan melakukan observasi secara acak, hasil supervisi kepala sekolah/madrasah, dan kesesuaian RPP dengan pelaksanaan proses pembelajaran.

1. Periksalah kelengkapan Perangkat Akreditasi SMP/MTs yang terdiri atas:
a. Instrumen Akreditasi SMP/MTs.
b. Petunjuk Teknis (Juknis) Pengisian Instrumen Akreditasi SMP/MTs.
c. Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi SMP/MTs, dan
d. Teknik Penskoran dan Pemeringkatan Hasil Akreditasi SMP/MTs.
Keempat dokumen ini merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Oleh karena itu, sebelum memilih jawaban pada butir-butir pernyataan ins-trumen Saudara harus mempelajari/memahami Juknis Pengisian Instrumen Akreditasi dan mengisi Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pen-dukung Akreditasi.
2. Isilah instrumen akreditasi SMP/MTs dengan cara memberi tanda ceklis () pada kotak opsi jawaban yang sesuai yaitu “A”, “B”, “C”, “D”, atau “E” pa-da butir instrumen yang meliputi 8 (delapan) komponen sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan:
a. Komponen standar isi nomor 1 — 17.
b. Komponen standar proses nomor 18 — 29.
c. Komponen standar kompetensi lulusan nomor 30 — 49.
d. Komponen standar pendidik dan tenaga kependidikan nomor 50 — 75.
e. Komponen standar sarana dan prasarana nomor 76 — 103.
f. Komponen standar pengelolaan nomor 104 — 123.
g. Komponen standar pembiayaan nomor 124 — 148.
h. Komponen standar penilaian nomor 149 — 169.
3. Jawablah semua butir secara obyektif dan jujur sesuai dengan keadaan se-benarnya yang ada di sekolah/madrasah Saudara.
4. Siapkanlah seluruh bukti fisik seperti dipersyaratkan dalam Juknis Pengi-sian Instrumen Akreditasi SMP/MTs dan Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi SMP/MTs yang akan digunakan oleh Tim Asesor pada saat melakukan klarifikasi, verifikasi, dan validasi.
5. Sebelum mengisi Instrumen Akreditasi SMP/MTs ini, isilah terlebih dahulu (a) pernyataan kepala sekolah/madrasah; dan (b) data identitas sekolah/ madrasah.