Assalaamu'Alaikum Wr. Wb.

Selamat datang Di MTs. Negeri Slawi Kabupaten Tegal, Menyiapkan generasi muda beriman, berilmu, beramal dan berakhlak.

Ustadz Pilihan

Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dan mumpuni, siap meluangkan waktu untuk membantu siswa-siswinya.

Praktek Mengurus Jenazah

Siswa-siswi dilatih untuk mengurus jenazah, dari memandikan, mengkafani, menyolati dan mengubur jenajah.

Latihan Manasik Haji

Pemahaman keagamaan dilakukan melalui teori dan kegiatan praktikum.

Kegiatan Ekstrakurikuler

Berbagai macam kegiatan ekstrakurikuler dan keagamaan, untuk menjaga ketahanan phisik dan mental siswa.

Drum Band MTsN Slawi

Drum Band MTs. Negeri Slawi selalu berkiprah dalam setiap perayaan HUT Kemerdekaan RI dan even-even lain.

Pramuka MTsN Slawi

Pramuka MTs. Negeri Slawi membekali para siswa keterampilan sosial dan jiwa patriotisme.

Prestasi Siswa

Memberi kesempatan siswa untuk berprestasi sesuai dengan bakat dan keterampilan yang dimiliki.

Bording School

Program baru, Bording School akan dibuka pada Tahun Pelajaran 2016/2017.

3/23/16

Analisis Terhadap Kualitas Butir Soal UTS IPA Kelas VIII


                                                                             ABSTRAK                                                                                


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya beda, dan distraktor butir soal buatan guru mata pelajaran IPA kelas VIII MTs. Negeri Slawi Kabupaten Tegal Tahun Pelajaran 2015/2016. Sampel diambil dengan teknik sampling jenuh. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar soal ulangan harian buatan guru mata pelajaran IPA kelas VIII, yang berjumlah 20 soal pilihan ganda. Analisis validitas konstruk soal pilihan ganda dilihat dari segi materi, konstruksi dan bahasa telah sesuai, ada beberapa soal yang masih perlu diperbaiki dari segi konstruksi. Analisis validitas butir soal UH 1 menunjukan 40% soal valid; reliabilitas sebesar 0,76 artinya memiliki keajegan tinggi; tingkat kesukaran butir soal 40% sukar, 55% sedang dan 5% soal mudah; daya beda 45% jelek, 35% cukup dan 20% baik; 80% pengecoh berfungsi. Pada UH 2 60% soal valid; reliabilitas sebesar 0,78 artinya memiliki keajegan tinggi; 35% soal sukar dan 65% soal sedang; daya beda 30% jelek, 45% cukup dan 25% baik; 75% pengecoh berfungsi.

Kata kunci: Kualitas Soal, Butir Soal, Pelajaran IPA

Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Dalam Memahami Getaran Dan Gelombang Melalui Pengunaan Metode Praktikum Dengan Bantuan Alat Sederhana Pada Siswa Kelas VIII.C MTs. Negeri Slawi Kabupaten Tegal Tahun Pelajaran 2014/2015

                                                                                  ABSTRAK 

Penelitian perbaikan pembelajaran ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA konsep getaran dan gelombang melalui metode praktikum dengan bantuan alat sederhana. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII.D MTs Negeri Slawi Kebupaten Tegal. Data penelitian perbaikan pembelajaran dikumpulkan melalui dua cara, yaitu observasi yang dilakukan oleh teman sejawat dan tes formatif di setiap akhir siklus. Data selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan metode induktif, deduktif dan komparatif serta deskriptif kuantitatif dengan rumus prosentse untuk melihat peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dari prasiklus sampai siklus II. Dari hasil dan pembahasan diperoleh simpulan bahwa metode praktikum dengan bantuan alat sederhana dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VIII.D MTs Negeri Slawi Kebupaten Tegal semester genap tahun pelajaran 2014/2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa meningkat secara signifikan. Demikian juga untuk hasil belajarnya, dari 35 siswa yang menjadi subjek penelitian, pada siklus I hanya 9 siswa (25,71%) yang tuntas secara individual, kemudian meningkat menjadi 29 siswa (82,86%). Sementara itu, rata-rata kelas yang dicapai pada siklus pertama hanya 73,51 dan meningkat menjadi 80,54 pada siklus kedua dengan KKM 80.

Kata Kunci: Praktikum, Aktivitas dan Hasil Belajar, Getaran dan Gelombang

6/1/14

Ciri-Ciri Guru Profesional

Dalam menjalankan tugas guru memiliki cara penyampaian dan kepribadian yang berbeda. Apabila guru telah menemukan prinsip dan tabiatnya, profil yang dimiliki tidak bisa disamakan dengan profil guru yang lain. Dalam mengajar guru yang profesional mampu menyampaikan ilmu pengetahuan, keterampilan dan menggunakan cara tertentu sebagai pengetahuan tersebut yang dapat dimiliki orang lain. Berdasarkan UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (UUGD) pasal 10 ayat 1 ciri-ciri guru profesional sebagai berikut: 1. Mempunyai kompetensi pedagogik Yaitu meyangkut kemampuan mengelola pembelajaran. Pengelolaan pembelajaran yang dimaksudkan tidak terlepas dari tugas pokok yang harus dikerjakan guru. Tugas-tugas tersebut menyangkut: Merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, dan menilai hasil pembelajaran. Selain tugas pokok dalam pengelolaan pembelajaran, guru juga melakukan bimbingan dan latihan dalam kegiatan ekstrakulikuler, serta melaksanakan tugas tambahan yang diamanahkan oleh lembaga pendidikan. 2. Mempunyai kompetensi kepribadian Yaitu menyangkut kepribadian yang mantap, berahlak mulia, arif, berwibawa dan menjadi teladan bagi peserta didik. 3. Mempunyai kompetensi profesi Yaitu menyangkut penguasaan materi pelajaran secara luas dan mendalam. Sebagai tenaga pendidik dalam bidang tertentu sudah merupakan kewajiban untuk menguasai materi yang menyangkut bidang tugas yang diampu. Apabila seorang guru tidak menguasai materi secara luas dan mendalam, bagaimana mungkin mampu memahami persoalan pembelajaran yang dihadapi di sekolah. Oleh karena itu, untuk menjadi profesional dalam bidang tugas yang diampu harus mempelajari perkembangan pengetahuan yang berkaitan dengan hal tersebut. 4. Mempunyai kompetensi sosial Yaitu menyangkut kemampuan guru berkomunikasi dan berinteraksi dengan peserta didik, sesama guru, wali murid dan masyarakat. Kemampuan berkomunikasi dengan baik merupakan salah satu penentu keberhasilan seseorang dalam kehidupan. Komunikasi dan interaksi yang diharapkan muncul antara guru dengan siswa berkaitan dengan interaksi yang akrab dan bersahabat. Dengan demikian diharapkan peserta didik memiliki keterbukaan dengan gurunya.

4/15/14

Majalah At Tarbiyah, Kini Ber-ISSN

Kini majalah MTsN Slawi, At Tarbiyah, telah ber-ISSN (International Standard of Serial Number). Ini berarti bahwa majalah ini kini bisa dijadikan sebagai bukti phisik untuk kenaikan pangkat dan golongan para guru, jika karya mereka yang berupa artikel, karya ilmiah, makalah, hasil penelitian dan laporan PTK dimuat pada majalah At Tarbiyah. Oleh karena itu, kami mengundang para guru untuk mengirim naskah artikel, makalah, laporan PTK dan lain-lain yang dimilikinya untuk diterbitkan pada majalah ini. Tentunya tidak serta-merta naskah yang dimuat akan diterbitkan, karena ada persyaratkan yang harus dilengkapi tentang penulisannya. Jika memnuhi kaidah penulisan, maka akan diterbitkan dan jika tidak maka harus diperbaikinya. Tentunya ini dibutuhkan pemahaman para guru tentang cara dan aturan penulisan untuk artikel, makalah, laporan PTK dan lain sebagainya. Berikut ini disajikan gambar sampul depan beserta nomor ISSN dan kode bar (barcode) dari majalah At Tarbiyah 


4/5/14

Publikasi Ilmiah, ISBN Untuk IV/a butuh?


Publikasi ilmiah adalah karya tulis ilmiah yang telah dipublikasikan kepada masyarakat sebagai bentuk kontribusi guru terhadap peningkatan kualitas proses pembelajaran di sekolah dan pengembangan dunia pendidikan secara umum. Publikasi ilmiah mencakup 3 kelompok kegiatan, yaitu: a. presentasi pada forum ilmiah; sebagai pemrasaran/nara sumber pada seminar, lokakarya ilmiah, koloqium atau diskusi ilmiah (angka kredit 0,2) ; b. publikasi ilmiah hasil penelitian atau gagasan inovatif pada bidang pendidikan formal. Publikasi ilmiah ini mencakup pembuatan: 1) Karya tulis berupa laporan hasil penelitian pada bidang pendidikan di sekolahnya yang:  Diterbitkan/dipublikasikan dalam bentuk buku yang ber-ISBN dan diedarkan secara nasional atau telah lulus dari penilaian BNSP ( angka kredit 4).  Diterbitkan/dipublikasikan dalam majalah/jurnal ilmiah tingkat nasional yang terakreditasi (angka kredit 3), provinsi (angka kredit 2), dan tingkat kabupaten/kota (angka kredit 1),  Diseminarkan di sekolah dan disimpan di perpustakaan (angka kredit 4). 2) Makalah berupa tinjauan ilmiah di bidang pendidikan formal dan pembelajaran tidak diterbitkan, disimpan di perpustakaan (angka kredit 2). 3) Tulisan ilmiah populer di bidang pendidikan dan pembelajaran pada satuan pendidikan yang dipublikasikan melalui media massa (media online / internet, majalah dan surat kabar tingkat nasional (angka kredit 2) dan koran daerah /tingkat propinsi (angka kredit 1,5) ). 4) Artikel ilmiah bidang pendidikan dan pembelajaran yang dimuat di:  jurnal tingkat nasional yang terakreditasi (angka kredit 2);  jurnal tingkat nasional yang tidak terakreditasi/tingkat provinsi (angka kredit 1,5);  jurnal tingkat lokal (kabupaten/kota/sekolah/-madrasah (angka kredit 1), dsb. c. publikasi buku teks pelajaran, buku pengayaan dan/atau pedoman guru. Publikasi ini mencakup pembuatan: 1) Buku pelajaran per tingkat atau buku pendidikan per judul yang:  lolos penilaian BSNP (angka kredit 6)  dicetak oleh penerbit dan ber-ISBN (angka kredit 3)  dicetak oleh penerbit dan belum ber-ISBN (angka kredit 1) 2) Modul/diklat pembelajaran per semester yang digunakan di tingkat:  Provinsi dengan pengesahan dari Dinas Pendidikan Provinsi (angka kredit 1,5);  Kabupaten/kota dengan pengesahan dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota (angka kredit 1);  Sekolah/madrasah setempat ( angka kredit 0,5). 3) Buku dalam bidang pendidikan dicetak oleh penerbit yang ber-ISBN (angka kredit 3) dan/atau tidak ber-ISBN (angka kredit 1,5) ; 4) Karya hasil terjemahan yang dinyatakan oleh kepala sekolah/ madrasah tiap karya (angka kredit 1); 5) Buku pedoman guru (angka kredit 1,5). Silahkan Download buku-bukunya